Tak usah
resah soal
leher
gelas sampanye.
Minum saja sampanye.
Daging
lengan bagian dalam,
krep sayap kelelawar.
Kereta untuk penerbangan malam.
Mengharapkan
rambut tubuh
jadi
menipis,
seperti Alpine.
Penjepit sampah,
alat cukur.
Di kamar mandi,
menemukan sebuah pulau karang daging
hangat di atas perut.
Cangkir dengan lembutnya di tanganmu
seperti adonan tortilla mentah.
Mengagumi hasil akhir satinnya.
Mengucapkan terimakasih.
Suatu hari engkau akan terjaga
terkesima seperti Gregor Samsa
dan mendapati dirimu telah
berubah wujud ke dalam sebuah gunung berapi.
Memikirkan Paricutin, Popo, Ixta, Orizaba.
Berikan dirimu sebuah nama yang keren,
lebih disukai dengan sebuah “x” atau “z” atau “tl”:
Xandra Xiznerox
Zandra Zixneroz
XXandra ZZizneroz
Xztl Zxtl.
Muntah asap. Muntah abu. Pada
peristiwa, yang sama sekali layak untuk
melambungkan batu-batu. Batu apung populer.
Berusaha supaya mirip Dewi Coatlique.
Berlatih menjadi ilahi dengan sebuah batu cermin obsidian.
Mengintip dengan kesehari-harian yang tulus.
Itu akan memberitahumu apa yang ngeri kau dengarkan.
Biasakan.
How to
Grow Old (The New Yorker–June 8th 2026)
Sandra Cisneros (1954 - )